Posts

Unggulan

75% Air kencing ada di Kolam Renang

Image
Beritarak - Pernah buang air kecil saat berada di dalam kolam renang? Anda tidaklah sendiri. Kini, para ilmuwan berhasil mengetahui bagaimana mengukur seberapa banyak kandungan urin di dalam air. Ilmuwan Kanada Professor Xing-Fang Li mengembangkan cara menentukan volume air seni dengan menggunakan bahan yang banyak dipergunakan yaitu pemanis sintetis. Bahan ini akan tetap utuh ketika dikeluarkan dari air sebagai penanda urin. Kepada Radio ABC Melbourne, Prof. Xing-Fang Li dari University of Alberta menjelaskan risetnya menemukan ukuran kolam renang standar dengan 830 ribu liter air bisa mengandung sampai 75 liter urin. Jumlah itu, menurut penelitian ini, sama dengan 570 kali lebih banyak dibandingkan yang terkandung dalam air minum keran. Meskipun Prof. Li mengakui jumlah urin dalam kolam renang tidaklah idel, namun "urin itu sendiri steril". "Namun, ada banyak kandungan dalam urin. Misalnya ada kandungan urea dan nitrogen yang bisa bereaksi dengan disinf...

Kandungan Urin di kolam renang memiliki dampak Negatif

Image
Beritarak - Para atlet renang semisal Michael Phelps telah mengonfirmasi bahwa orang-orang membuang urin di kolam renang. Lalu berapa banyak kadarnya dan berbahayah bagi kita? Para peneliti merancang sebuah tes untuk memperkirakan berapa banyak urin dalam air di kolam renang. Cara kerja tes ini adalah mengukur konsentrasi pemanis buatan, kalium asesulfam (ACE), yang umum ditemukan dalam makanan olahan. Mereka lalu mengukur tingkat pemanis dalam dua kolam renang umum di Kanada selama tiga minggu. Hasilnya, terdapat 75 liter urine dalam kolam pertama (sekitar 830.000 liter, satu- sepertiga ukuran kolam renang Olimpiade) dan 30 liter urin dalam kolam kedua. Meskipun begitu, peneliti tidak dapat mengonfirmasi apakah pengunjung memilih diam-diam membuang urin nya di kolam atau di toilet. Namun, hasil tes menunjukkan bahwa terdapat kandungan urin dalam kolam setiap harinya. "Kami tidak memonitor jumlah pengguna kolam renang selama periode waktu tiga minggu penelitian... sehi...

Bahaya Gadget ketika di toilet

Image
Beritarak - Membawa dan menggunakan telepon seluler ke toilet ternyata berbahaya. Kebiasaan itu bisa membuat Anda sakit karena kuman berbahaya bisa bermigrasi dari kotoran ke dalam mulut. Hal yang lebih mengerikan, kuman tidak hanya berasal dari Anda, khususnya toilet umum. Kuman-kuman dari pengguna sebelumnya, bisa bersarang di kursi toilet, tombol bilas, tempat tisu, bahkan di pintu bilik toilet. Ahli kebersihan, Lisa Ackerley, memperingatkan tentang bagaimana perjalanan kuman sampai bisa menghinggapi Anda. Kuman dapat hinggap di ponsel dan selanjutnya menginfeksi penggunanya. Ackerley menjelaskan dirinya telah mengambil kuman yang ada di permukaan kamar mandi dan dapat langsung ditransfer ke telepon seluler. "Jadi jika tangan Anda kotor dan terkontaminasi kuman atau bakteri, kemudian menggunakan ponsel, maka Anda telah mentransfernya," katanya. Jika dalam keadaan terpaksa, Ackerley menyarankan untuk menggunakan ponsel dengan satu tangan yang tidak menyentuh ben...

WhatsApp Test Fitur "Cancel Message"

Image
Beritarak - Para Operator aplikasi WhatsApp sedang menguji coba fitur baru di Android supaya pengguna bisa membatalkan pesan yang belum diterima, berbagi lokasi real-time dan juga unggahan yang bisa hilang sendiri, seperti Snacphat. Dilansir dari laman GSM Arena, pengguna akan dapat menghapus pesan yang belum diterima atau pesan yang sudah terkirim tetapi belum dilihat oleh penerima. Sampai saat ini, pesan yang telanjur terkirim tidak bisa dibatalkan, meskipun dengan menghapusnya di ponsel sendiri. Fitur lainnya, berbagi lokasi, pengguna akan dapat membagikan lokasi pada orang-orang tertentu untuk 1-5 menit atau seterusnya, berlaku juga untuk obrolan di grup. WhatsApp juga akan membuat fitur serupa dengan Snapchat Stories, pengguna dapat menambahkan foto yang akan menghilang dalam 24 jam. (berak/adm)

Apa itu WhatsFake?

Image
Beritarak - Aplikasi WhatsFake kini bisa mengubah percakapan WhatsApp menjadi direkayasa sehingga bisa digunakan untuk menyebarkan kabar tidak benar alias hoax. Aplikasi ini tersedia di toko aplikasi iPhone maupun Android secara gratis. Netizen mengkhawatirkan aplikasi tersebut digunakan untuk kepentingan yang buruk. Penelusuran Rimanews di aplikasi AppStroe memang benar terdapat aplikasi WhatsFake. Bahkan pengguna tidak dikenai biaya jika ingin mengunduh aplikasi tersebut. Terdapat juga promo bagaimana cara menggunakan dan tujuan dari penggunaan WhatsFake tersebut. Namun, jangan salah, aplikasi tersebut bukan bertujuan untuk menyebarkan berita bohong apalagi menyudutkan seseorang. Jika hal itu terjadi maka bisa berbahaya. "Bahaya juga kalau di pakai olshop2 yg niatnya nipu make fake testimonial," seperti yang dikatakan oleh netizen @ifauchy. (berak/adm)

Cara Upload 10 foto atau video di Instagram

Image
Beritarak - Cara Upload 10 foto di Instagram. Instagram kini dapat membagikan sepuluh foto dan video sekaligus dalam satu kiriman. Fitur terbaru ini akan diluncurkan secara global dalam beberapa minggu mendatang untuk perangkat berbasis Android dan iOS. Unggahan itu hanya memiliki satu keterangan dan saat ini hanya tersedia dalam format persegi. Pengguna akan melihat foto atau video pertama dari suatu kiriman, ditandai ikon kecil yang berarti masih ada lagi yang dapat dilihat. Berikut ini adalah cara mengunggah foto berganda dan video di Instagram: Ketuk ikon menambahkan foto (tanda +) lalu pilih Library di bagian bawah layar. Ketuk ikon yang menandakan beberapa unggahan sekaligus, berupa tanda kotak yang berjejer ke belakang. Pilih hingga 10 foto dan video dari galeri ponsel. Sesuaikan foto dan video dengan memotongnya. Bila selesai, klik Next. Tambahkan filter di bagian bawah untuk semua foto dan video atau ketuk masing-masing foto/video untuk mengeditnya satu per satu. ...

WhatsApp Update Fitur Status video

Image
Beritarak - WhatsApp Update Fitur Status Video. Pengguna aplikasi berkirim pesan, WhatsApp, kini dapat memasang status berupa foto dan video pendek. WhatsApp mengubah tampilan antarmuka aplikasi tersebut dengan menambah lini masa, timeline, yang memajang kontak yang mengunggah status mereka. Foto profil kontak yang mengunggah konten di lini masa akan memiliki lingkaran hijau bila pengguna belum membuka status tersebut. Di bagian bawah foto profil, terdapat keterangan kapan pengguna memperbarui unggahan mereka. Pengguna dapat mengomentari unggahan tersebut dengan meng-klik Reply di bagian bawah. Pesan akan masuk secara otomatis ke kolom Chat dengan kontak yang Anda komentari Status-nya. Sama seperti fitur di Snapchat dan Instagram, foto dan video singkat itu akan hilang dalam 24 jam. Dengan fitur terbaru ini, WhatsApp menggeser fitur panggilan (call), yang semula berada di sebelah kiri Pesan (chat) menjadi di paling ujung kanan. Lini masa status berada tepat di sebel...